Di IIDEC 2021, BRIN Hadirkan Teknologi Kebencanaan Terkini

Di IIDEC 2021, BRIN Hadirkan Teknologi Kebencanaan Terkini
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi bersama Naganaya Indonesia menghadirkan teknologi kebencanaan terbaru di Indonesia International Disaster Expo & Conference .
IIDEC 2021, satu rangkaian pameran dan konferensi tentang solusi, riset dan teknologi bencana alam yang dapat diadakan didalam platform virtual inovatif. Pameran berjalan berasal dari 8 -15 Desember 2021, sedangkan konferensi dapat diadakan di penghujung acara yakni tanggal 14 – 15 Desember 2021.
Lewat siaran pers, Selasa (7/12/2021), Ketua Panitia IIDEC 2021 sekaligus Perekayasa/Peneliti BRIN, Joko Widodo menjelaskan, melalui International Conference bersama tema : “Riset, Teknologi, dan Industri Penanggulangan Bencana” kegiatan ini diinginkan dapat jadi bagian mutlak didalam menjawab tantangan pengurangan dan mitigasi risiko bencana AlkisahNews.com .
“Para pemangku kepentingan dapat merumuskan dan juga membangun ekosistem riset teknologi yang tepat fungsi didalam menolong program reduksi dampak bencana di Indonesia pada lebih-lebih dan didalam tatanan international pada umumnya, dan juga di dukung oleh peran dan juga BUMN dan Swasta untuk menggunakan hasil riset untuk dikembangkan sebagai Industri kebencanaan yang mandiri,” kata Joko.
BACA JUGA
BRIN Dorong Keterlibatan Swasta didalam Hilirisasi Hasil Penelitian
IIDEC 2021 digelar gratis tanpa dipungut biaya. Informasi lebih lanjut perihal informasi pameran, agenda konferensi, dan juga pendaftaran pengunjung dapat ditemukan di laman.
Kegiatan ini dapat menghadirkan Kementerian, Badan Nasional, BUMN, industri, asosiasi, penyedia teknologi, Lembaga R&D, konsultan dan akademisi, yang dapat berdiskusi didalam kegiatan konferensi sepanjang dua hari acara dan menampilkan product dan solusi kebencanaan terkini didalam format pameran virtual.
Dalam kesempatan yang sama, Plt. Kepala Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana, Mulyo Harris Pradono memberi tambahan bahwa Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana (PTRRB) adalah tidak benar satu pusat di bawah naungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diberikan tugas pokok dan faedah untuk jalankan pengkajian dan penerapan di bidang teknologi reduksi risiko bencana.
“PTRRB sudah jalankan lebih dari satu pengembangan teknologi pada lain Landslide Early Warning System (LEWS), Flood Early Warning System (FEWS), Bio-textile (Soil Protection plus Soil Erosion Control), Si Jagat (Sistem Kaji Cepat Risiko Gempa Bumi Gedung Bertingkat) & SiKuat (Sistem Informasi Kesehatan Struktur Gedung Bertingkat) dan Indonesian Network for Disaster Information (INDI) sebagai platform integrasi information kebencanaan. Dengan diadakannya Indonesia International Disaster Expo & Conference 2021 diinginkan dapat menambah sinergi antar stakeholder didalam melaksakan riset dan inovasi teknologi di bidang kebencanaan,” pungkasnya.
BACA JUGA
BNPB Catat 1.560 Kejadian Bencana Alam hingga 15 Juli
Rafidi Iqra, Director Naganaya sebagai organiser acara menerangkan bahwa IIDEC 2021 tidak hanya dapat mengkaji solusi , tapi terhitung memberi tambahan begitu banyak ragam insight dan ilmu seputar pertumbuhan teknologi kebencanaan dan penerapannya pada jaman mendatang.
“Seluruh stakeholder sektor kebencanaan di Indonesia terhitung perusahaan penyedia teknologi dan solusi, bersama bersama 30 lebih Pembicara nasional dan internasional dapat berdiskusi tentang topik terkini, mengeksplorasi anggapan dan mengkaji teknologi dan juga solusi percepatan antisipasi dan penanganan bencana di jaman mendatang,” tutur Rafidi.
Selain menghadirkan product dan solusi teknologi terkini didalam pameran virtual, rangkaian acara yang dapat digelar sepanjang dua hari ini terhitung dapat menghadirkan topik topik conference menarik diantaranya Kebijakan dan Regulasi didalam penanggulangan bencana, Inovasi dan teknologi terkini didalam mitigasi bencana, Peran institusi swasta dan NGO didalam optimalisasi kesiapan pada bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published.